Minggu, 17 Juli 2011

MAKALAH ASUHAN NEONATUS ,BAYI, dan BALITA ”PERAWATAN BAYI dan NEONATUS UMUR 6-12 BULAN”

MAKALAH ASUHAN NEONATUS ,BAYI, dan BALITA
PERAWATAN BAYI dan NEONATUS UMUR 6-12 BULAN
AKADEMI KEBIDANAN

OLEH:
KELOMPOK 3

DOSEN PEMBIMBING :
WIDIAWATI,SKM,SST.

AKADEMI KEBIDANAN PROVINSI BENGKULU
KELAS 2B
TAHUN AJARAN 2010 – 2011

KELOMPOK 3:
AKADEMI KEBIDANAN PROVINSI BENGKULU
KELAS 2B


1.           AYU KURNIA ANGGRAENI
2.           EKA TULUS PRIHANDARI PUTRI
3.           ELSA FITRIA
4.           LEZA FIDYAH RESTIANA
5.           MENTARI  RATNA SARI
6.           RINA ANGGRAINI
7.           ROBI ARINI
8.           TIRTA SETYANINGSIH









BAYI UMUR 6 BULAN
KEBUTUHAN BAYI UMUR 6 BULAN
-    Beri ASI setiap kali bayi menginginkannya sedikitnya 8 kali sehari, pagi,  siang maupun malam.
-     Jangan berikan makanan atau minuman lain selain ASI.
-     Susui / Teteki bayi dengan payudara kanan dan kiri secara bergantian.
-     Beri ASI setiap kali bayi menginginkan sedikitnya 8 kalis ehari, pagi, siang maupun malam.
-     Beri makanan pendamping ASI 3 kali sehari sebanyak 6 sendok makan.
-     Beri ASI terlebih dahulu kemudian Makanan Pendamping ASI.
-     Makanan pendamping ASI berupa:Bubur susu atau bubur tim lumat ditambah kuning telur / ayam   / ikan / tempe / tahu / daging sapi / wortel / bayam / kacang hujau / santan / minyak

PERKEMBANGAN BAYI UMUR 6 BULAN :
Pada umur 6 bulan bayi bisa:
-     Meniru bunyi
-     Meraih benda yang ada di dekatnya.
-     Tengkurap sendiri.
-     Menoleh ke arah sumber suara.

PERAWATAN BAYI UMUR 6-12 BULAN
Umur 6 - 12 Bulan  
Anjuran pemberian makan
-     Beri ASI setiap kali bayi menginginkan.
-     Tambahkan telur / ayam / ikan / tempe / tahu / daging sapi / wortel / bayam / kacang hijau / santan / minyak pada bubur nasi.
-     Beri bubur nasi 3 kali sehari. Setiap kali makan diberikan sesuai umur:
  o 6 bulan: 6 sendok makan
  o 7 bulan: 7 sendok makan
  o 8 bulan: 8 sendok makan
  o 9 bulan: 9 sendok makan
  o 10 bulan: 10 sendok makan
  o 11 bulan: 11 sendok makan
-        Beri makanan selingan 2 kali sehari di antara waktu makan, seperti bubur kacang hijau,  pisang, biscuit, nagasari, dsb.
-        Beri buah - buahan atau sari buah.
-        Ajari bayi makan sendiri menggunakan piring dan sendok.
Anjuran rangsangan perkembangan:
-        Bantu dan latih bayi duduk.
-        Ajari bayi bermain CI LUK BA.
-        Beri bayi biscuit dan ajari cara memegang biscuit.
-        Main dengan bayi, ajari menjimpit benda kecil menggunakan dua jari.
-        Latih bayi berjalan berpegangan.
-        Ajak bayi bicara sesering mungkin.
-        Latih bayi menirukan kata - kata "ma.. ma.. pa.. pa.."
-        Bantu bayi berdiri.
-        Jika sudah bisa berdiri, Bantu dan latih bayi berjalan berpegangan.
-        Beri bayi mainan yang bersih dan aman untuk bermain dan dipukul.
-        Periksakan kesehatan sedikitnya 2 kali:
-        Tanyakan ke petugas jika perkembangan bayi agak lambat.
-        Minta nasihat tentang:
  o Cara pemberian makanan pendamping ASI.
  o Cara merangsang perkembangan bayi.





PERKEMBANGAN BAYI dari UMUR 6-12 BULAN

BAYI BULAN KEENAM

Berceloteh. Pada saat ini, rata-rata anak telah mulai berceloteh sepanjang waktu. Walau orang tua mungkin tidak mengetahui banyak apa yang dikatakannya, bayi berumur 6 bulan bisa mengerti beberapa kata, dan mungkin membuat dua suara yang bisa dikenali - mama dan dada -walau keduanya belum mempunyai arti pada anak tersebut. Sembelit. Pengenalan makanan padat (lihat di bawah) mungkin dapat menyebabkan anak mengalami sembelit pertamanya. Darah terang di tinja dapat menyertai hal ini, yang menandakan luka di sekitar anus yang sedikit berdarah. Langkah pertama dalam merawat ini adalah melunakkan tinja dengan memberi bayi jus prem, prem, atau sedikit gula asli. Berikutnya, anus, harus dilapisi jeli petroleum dua atau tiga kali sehari. Bila tidak sembuh, bayi harus dibawa ke dokter. Kontrol. Beberapa bayi mungkin telah menemukan permainan yang menyenangkan dengan menjatuhkan barang, biasanya sebelum mereka menemukan keasyikan waktu mengambil barang-barang itu. Kegiatan ini biasanya mendatangkan respon dari orangtua, dan memberikan pengalaman awal dari suatu tindakan sebab-akibat untuk bayi, yang menikmati kontrol baru atas lingkungannya ini. Aktivitas tersebut juga mewakili kemajuan dalam perkembangan otot-otot halus pada tangan, yang disini sama dengan perkembangan otot-otot besar untuk daya gerak. Mata. Pada usia ini, warna mata seorang anak bisa diramalkan. Mata biru akan tetap biru. Mata yang diperkirakan coklat akan berubah menjadi warna seperti warna lumpur. Makanan. Pada bulan keenam, hampir semua bayi siap untuk makanan padat. Tanda kesiapan adalah kemampuan bayi untuk menolehkan kepalanya atau mendorong tangan anda menjauh ketika ia tidak mau makan lagi. Beberapa alasan untuk menunggu sampai saat ini untuk memberi makanan padat telah disebutkan sebelumnya. Pada umur 6 bulan, sistem pencernaan sudah cukup matang untuk menangani kebanyakan makanan. Kendati begitu, susu ibu atau susu formula akan tetap menjadi makanan pokok diet bayi sampai berbulan-bulan kemudian.
Adalah ide yang baik untuk memperkenalkan makanan secara bertahap, tiap kali seminggu, dimulai dari bijiran sereal seperti nasi kering (bayi 6 bulan tidak siap untuk makanan dari gandum). Larutkan 1 bagian sereal ke dalam 6 bagian air. Jangan gunakan susu sapi karena ini menambah kalori dan bisa memicu reaksi alergi. Berkembanglah secara bertahap dalam pola ini menuju sayuran dan buah yang disaring. Dengan me
mperkenalkan makanan paling tidak seminggu sekali, anda mempunyai waktu untuk mengamati apakah ada reaksi alergi.
Makanan-makanan bayi terbatas bisa disiapkan di rumah, tetapi tentu saja kita harus memperhatikan secara cermat untuk memastikan bayi mendapat zat besi yang cukup. Bila ada pertanyaan lain tentang kandungan besi dalam menu bayi, gunakan sereal kering untuk makanan bayi.
Seorang bayi pada awalnya mungkin menolak keras makanan padat karena rasa dan teksturnya tidak sama. Karena bayi-bayi amat suka memainkan segala hal pada usia ini, akan membantu untuk memberi mereka sendok dan cangkir untuk dimainkan sementara disuapi. Pada kasus apapun, anak-anak mungkin lebih tertarik bermain dengan makanan mereka daripada memakannya. Pemberian makan harus menjadi sesuatu yang menyenangkan, bukannya suatu peperangan; bila anak protes keras terhadap makanan, berhenti mencoba dan tunggu beberapa hari lagi.
Pada mulanya, susu bayi atau susu formula akan terus menjadi makanan utama menu bayi. Untuk mempertahankan persediaan susunya, ibu yang menyusui harus membiarkan bayi mengosongkan susu pada satu payudara, lalu menawarkan bayi sedikit makanan padat. Ia bisa meneruskan dengan payudara satunya bila anak masih lapar. Alergi makanan. Reaksi alergi pada makanan bisa tampak seperti kesulitan pencernaan, tetapi ini mungkin juga meliputi pilek, ronki kering (wheezing), rewel, dan reaksi pada kulit yang beragam. Dengan diet eliminasi, orang tua bisa menarik makanan-makanan yang dicurigai menjadi penyebab alergi, menunggu gejala-gejalanya menghilang, dan lalu kembali menawarkan makanan tersebut. Bila gejala-gejala yang sama tiba-tiba muncul kembali, diagnosa alergi hampir dapat dipastikan. (Bagaimanapun, ternyata anak seringkali dapat menerima makanan penyebab alergi setelah beberapa bulan kemudian).
Jus jeruk terutama yang sering menyebabkan masalah; bayi-bayi memuntahkan jus ini dan terus melakukannya setiap kali ditawarkan. Sehari dua hari kemudian frekuensi buang air besar mungkin menjadi sering dan konsistensinya lembek, bayi mungkin menjadi rewel dan kembung. Beberapa orangtua menunda perkenalan dengan jus jeruk ini sampai bayi mampu minum dari cangkir, sekitar bulan kesembilan atau kesepuluh.
Banyak bayi yang lebih kecil dari 6 bulan alergi pada telur. Putih telur serta daging harus ditunda sampai belakangan hari karena protein makanan-makanan ini paling sulit dicerna. Perkembangan fisik. Pada usia ini, perkembangan anak akan menjadi jelas. Anak yang sangat aktif mungkin sudah mulai merangkak, menarik perut dan kakinya di sepanjang lantai dengan menggunakan tangan. Bayi aktif bisa duduk beberapa menit pada suatu saat, dan akan menyukai untuk menapakkan kaki setahap demi setahap ketika dipegang tegak lurus. Anak rata-rata bisa berguling sendiri, dan akan mampu duduk tegak lurus tanpa memiringkan kepalanya ke satu sisi. Anak rata-rata akan mampu bergerak ke belakang dan ke depan, membuat kebanyakan bayi terlalu aktif waktu diberi makan atau dipasangi popok pada tahap ini. Jangan mengharapkan bayi berumur 6 bulan untuk tetap diam. Keamanan. Bayi-bayi yang siap untuk makanan keras, juga siap untuk menelan obyek-obyek yang mereka sedang mainkan. Mereka bisa tersedak biskuit atau kue kering bila memakan makanan ini saat berbaring telentang; bayi tidak boleh disuapi apapun ketika sedang berbaring, ataupun ditinggalkan sendiri ketika makan. Untuk menarik obyek yang tertelan, pukul bayi di punggungnya, sambil memegangnya tengkurap di lutut anda. Anda bisa mencoba menariknya dengan jari, tetapi ini beresiko mendorong obyek itu lebih dalam. Sebagai upaya terakhir, coba manuver Heimlich. Gigi. Selama masa ini gigi susu atau permanen seorang bayi yang tidak terlihat sedang menjalani pembentukan email. Bayi-bayi pada umur ini harus diberi sedikit air berfluoride atau tetesan fluoride bersama menu sehari-hari mereka. Fluoride diserap ke dalam lapisan terluar email dan membuat gigi bayi lebih tahan terhadap lubang. Vaksinasi. Pada bulan keenam bayi harus mengunjungi dokter lagi dan menerima putaran ketiga vaksinasi rutin

BAYI BULAN KETUJUH

Pemberian makan. Karena ketangkasan manual bayi yang meningkat, waktu makan seringkali menjadi permainan. Para bayi mungkin hendak makan dengan tangan atau menyapukan makanan di seluruh alas dada, atau membiarkan makanan meleleh perlahan menuruni dagu mereka. Mustahil untuk mengatakan apakah hal ini menggambarkan suatu eksperimen dengan tekstur tubuh atau hanya untuk menggoda ibunya. Namun, apa yang tampak seperti ketidak-tertarikan pada makanan mungkin harus dilihat sebagai tahap penting dalam perkembangan kebebasan. Kebanyakan bayi tampak lebih tertarik makan dengan jari-jari mereka, dan cukup bijaksana untuk mengikuti keinginan ini. Tidak diperlukan kekhawatiran tentang gizi yang “baikEpada tahap ini sebanyak yang dikira orangtua.Kebutuhan harian minimum yang mutlak untuk diet yang sehat pada tahap ini adalah (1) 0,57 ml susu atau setara dengan keju, susu dingin rendah lemak, atau pengganti kalsium; (2) 30 cc jus segar atau 1 buah; dan (3) 29 gram protein yang mengandung zat besi, seperti dalam telur atau daging. Daripada mengubah waktu-waktu makan menjadi peperangan dan makanan menjadi simbol sesuatu yang lain, seorang anak harus mulai belajar memenuhi kebutuhannya sendiri. Ini mungkin adalah waktu yang baik untuk memulai peralihan bertahap ke pemberian cairan dalam cangkir. Cara bijaksana untuk memulai adalah dengan menawarkan bayi sedikit susu ibu atau susu formula dalam cangkir, dan secara bertahap meningkatkan jumlah yang diminum dari cangkir sementara jumlah susu dari payudara atau botol dikurangi. Pada bulan ke-10 atau 11, bayi bisa meminum kebanyakan cairan dari cangkir.
Permainan. Seorang bayi pada usia ini mungkin juga menemukan permainan menyenangkan menjatuhkan sesuatu dan meminta orangtua mengambilkannya. Memungut barang yang jatuh lagi dan lagi mungkin memberikan kegembiraan besar pada seorang anak, tetapi melakukannya jauh lebih tidak menarik bagi orangtua. Tidak ada jalan untuk menyarankan seberapa sering orangtua harus menyerah pada tingkah laku yang jelas-jelas mempermainkan ini.
Kemajuan fisik. Pada bulan ketujuh, banyak bayi telah mulai berjalan-jalan dan tidak bisa lagi ditinggalkan sendiri dengan aman. Kemampuan merangkak meningkat, walau beberapa bayi lebih suka menyeret pantat di lantai. Banyak juga yang sudah mulai menarik diri mereka ke posisi berdiri, suatu pengalaman yang mungkin mereka rasa sangat menyenangkan tetapi juga sedikit menakutkan pada mulanya, karena mereka belum tahu bagaimana menurunkan diri mereka. Jangkauan lengan dan tangan juga banyak meningkat. Bayi menggunakan setiap tangan terlepas dari lainnya, mungkin tanpa memilih tangan yang disukai. Kebanyakan bayi suka membanting mainan atau obyek lain bersama-sama, dan membandingkan perbedaan ukuran atau bentuk mereka. Bayi juga mungkin tertarik menusuk barang-barang. Semua colokan listrik yang tidak terpakai di rumah kini harus dibungkus dengan plastik.
Pertumbuhan gigi dan telinga. Pertumbuhan gigi biasanya aktif selama masa ini. Gigi pertama, di rahang bawah, biasanya adalah yang terburuk. Selain meraba-raba gusi dan mulut, bayi suka meletakkan jari-jari di telinga mereka. Bila mereka terus menariki satu telinga dan tampak lekas marah atau terganggu, mereka mungkin memiliki infeksi telinga dan harus diperiksa oleh dokter.
BAYI BULAN KEDELAPAN

Waktu tidur. Bayi-bayi pada usia ini bisa jadi sangat bandel, terutama ketika mereka lelah. Hanya sedikit anak-anak yang ingin berhenti bermain ketika waktu tidur tiba, tetapi tentu saja anda tidak boleh membiarkan buah hati anda menjadi sangat lelah. Di sisi lain, bayi yang sangat aktif mungkin hendak bangun di tengah malam. Tidak ada cara menyelesaikan untuk masalah ini. Beberapa orang tua akan mengikuti jejak bayi; sedangkan sebagian lain menolak pergi ke kamar tidur setelah bayi ditidurkan. Selimut. Pada usia ini, banyak bayi telah mendapat mainan, selimut atau guling yang mereka bawa kemana-mana bersama mereka. Kebiasaan ini sepenuhnya normal, dan merupakan tanda yang sehat bahwa bayi menemukan jalan untuk menjadi lebih tidak tergantung secara emosional sejalan dengan meningkatnya kemandirian fisik. Bila anak terus tersandung di atas selimut tercintanya, potong saja separuh. Jangan khawatir, selimut itu akan tetap dicintai walaupun tinggal separuh (dan yang menguntungkan juga salah satunya bisa dicuci sementara yang lain dipeluk). Bila untuk beberapa alasan perasaan sayang lebih baik dialihkan ke obyek lain (misalnya, bila suatu boneka atau mainan kesayangan memiliki bagian yang bisa tertelan), sematkan atau jahit obyek yang disukai kepada penggantinya, sampai yang baru mulai sama tuanya, sama baunyaEdan sama disukainya seperti yang lama. Pemberian makan. Pada tahap ini, seorang bayi mungkin mulai menggunakan makanan dengan agresif, menolak ditaruh di kursi bayi, melemparkan makanan kemana-mana, dan meminta makan dari piring yang lain. Ini bukan waktu untuk mencoba memaksakan makanan pada seorang anak, karena ia bisa mulai menggunakan makanan sebagai cara mengetes orang tua mereka. Bila bayi terus-menerus mengganggu waktu makan keluarga, mungkin lebih baik bila ia diberi makan terpisah. Kemajuan fisik. Betapa jauhnya perkembangan bayi rata-rata pada usia ini! Sekarang, kebanyakan bayi bisa menyuapi diri mereka sendiri dengan roti kering dan bermain cilukba. Usaha untuk mengambil sebuah mainan darinya bisa mendapat perlawanan; dan bila sesuatu diletakkan di luar penglihatan atau jangkauan, bayi akan mencoba mencarinya. Bayi bisa dengan mudah memindahkan mainan dari satu tangan ke tangan lain, dan mungkin menirukan beberapa suara yang dibuat oleh orang dewasa ketika bermain dengannya. Sejak dulu, bayi sudah belajar bagaimana duduk tanpa bantuan dan menahan sebagian beratnya ketika dipegang berdiri. Keamanan. Bulan ini adalah waktu untuk melakukan prestasi yang menakjubkan bagi seorang bayi, tetapi bisa juga menjadi waktu frustrasi dan kecemasan bagi orang tua. Kebanyakan bayi suka pada segala sesuatu yang bisa mereka raih. Bila bergerak, mereka bisa mudah terluka jika terperangkap. Inilah waktunya untuk memeriksa kembali seluruh rumah untuk keamanan bayi. Bukan ide buruk untuk turun ke lantai dan merangkak-rangkak sedikit untuk mencari bahaya apa yang bisa mencelakakan bayi.
Anak-anak kecil lain, yang menyadari kecenderungan bayi untuk melahap apa saja, bisa mulai menawarkan hal-hal seperti cacing, pil, dan benda-benda lain yang tidak sesuai. Seperti disebutkan, bayi-bayi bisa terperangkap dalam keadaan berdiri dan tidak tahu bagaimana untuk duduk kembali; karena tidak tahu bagaimana harus menekuk tubuh, mereka bisa jatuh langsung ke belakang dan mendapat benturan keras di belakang kepala.
Orang tua dinasehatkan agar memastikan ada karpet lembut di bawah perabotan apapun, dimana bayi mungkin ditempatkan atau menarik dirinya berdiri. Mungkin bijaksana juga untuk mengajari bayi bagaimana untuk duduk dari posisi berdiri, dengan menekuknya perlahan di bagian pinggang berulang-ulang sampai ia tahu caranya. Alat penahan benturan di ayunan juga merupakan ide yang bijaksana.
Mengetes bahaya tidak selalu tak disengaja. Bayi-bayi mungkin belajar bagaimana menguji orang tua dengan minat mereka pada daerah-daerah bahaya, jadi inilah waktu bagi para orang tua untuk mulai belajar bagaimana menetapkan batasan-batasan. Penting bagi orang tua untuk memutuskan "pertempuran" mana yang layak dipertarungkan, karena sikap yang terlalu keras mungkin akan membahayakan bagi si bayi.
BAYI BULAN KESEMBILAN

Makanan. Suatu saat antara bulan kesembilan dan keduabelas, bayi-bayi yang masih menyusui mungkin mulai kehilangan minat untuk itu, dan ini adalah waktu yang tepat untuk mengangkat mereka dari rasa bosan. Pada beberapa kasus, penyapihan secara psikologis mungkin sebenarnya lebih sulit untuk ibu, yang menyadari peningkatan kebebasan bayinya. Bayi-bayi yang sudah makan makanan padat mungkin kini siap menerima daging dan jus buah. Kemajuan fisik. Pada tahap ini, banyak bayi bisa duduk sendiri dan mencapai posisi berdiri dengan sedikit usaha. Dengan munculnya kemampuan baru ini, mungkin hadir pula pemahaman dan mungkin ketakutan akan ketinggian. Namun, anak-anak biasanya merasakan kegembiraan dalam usaha untuk berdiri, dan bisa jadi akan berkeras untuk berdiri pada waktu makan dan dipakaikan baju. Bayi yang amat aktif mungkin telah merangkak dan belajar memanjat tangga. Turun tangga jauh lebih menakutkan daripada naik, dan bayi mungkin terhenti beberapa langkah ke atas. Memasang karpet tangga adalah ide yang baik; memasang pagar di atas dan di bawah tangga adalah penting. Dengan kemampuan untuk duduk dan membungkuk ke depan dengan tangan bebas, seorang bayi 9 bulan memiliki kebebasan penuh untuk menjelajahi seluruh tubuh dan menemukan kesenangan dalam latihan ini. Kecemasan saat dipisahkan. Suatu waktu pada usia ini, hampir setiap bayi mulai menangis saat dipisahkan dari orang tua, dan mungkin terus menempel dengan putus asa atau menangis dengan memilukan bila akan dipisahkan. Orang asing merupakan hal yang menakutkan dan tidak bisa dipercaya bagi bayi, terutama jika mereka memandangnya. Sebelum "cobaan" seperti kunjungan ke relasi, barangkali membantu untuk memperingatkan tuan rumah dan berbicara dengan si anak serta merangkulnya erat-erat selama kunjungan tersebut. Gigi. Kadangkala bayi tidak menumbuhkan gigi sampai hampir akhir tahun pertama atau bahkan sesudahnya. Namun, masalah-masalah yang menyebabkan gigi tak sehat sebenarnya seringkali berasal dari bulan-bulan awal atau bahkan sebelum kelahiran. Membiarkan bayi tidur dengan botol susu dapat menimbulkan kerusakan gigi, yang disebabkan interaksi antara bakteri di mulut dan gula pada susu atau jus. Kontak terlalu lama dengan gula akan mendorong pembentukan plak, yang akan menyebabkan kerusakan gigi.
Walau gigi pertama hanya "gigi susu", yang diharapkan tanggal pada umur 6 atau 7 tahun, kondisi gigi susu tersebut menyiapkan suatu tahap untuk gigi tetap. Bila gigi ini tanggal dini akibat kerusakan, gigi permanen bisa salah tumbuh dan, selain tidak menarik untuk dilihat, mungkin tidak berfungsi dengan baik. Juga, gigi yang rusak pada usia berapapun seringkali terasa sakit dan bisa mengganggu nutrisi yang normal.
Pada usia dini, dot atau tidak menggunakan apapun lebih baik daripada botol susu untuk menenangkan atau menidurkan bayi. Bila bayi biasa mendapat botol pada waktu tidur, cobalah mengisinya dengan air. Paling tidak, ambil botol ketika bayi sudah tidur.
Fluoride adalah cara yang murah dan efektif untuk mencegah kerusakan gigi. Bahan ini paling mudah dimasukkan dalam air minum. Bayi-bayi menyusui seharusnya menerima suplemen fluoride.
BAYI BULAN KESEPULUH

Membantu. Bayi berumur sepuluh bulan seringkali bisa mulai membantu berpakaian, mengangkat tangan dan kaki, dan banyak dari mereka bisa mengenali bagian-bagian badan dari namanya. Namun, anak-anak pada usia ini masih terlalu kecil untuk berpakaian sendiri.
Kebebasan. Beberapa bayi pada usia ini mulai mengetes kebebasan mereka dari orang tua, merangkak menjauh tetapi sering mengecek kembali untuk melihat apakah orang tua masih di sana, atau memanggil untuk memastikan bahwa orang tua masih ada di kamar sebelah. Bayi-bayi yang berhati-hati akan mencoba petualangan seperti berdiri sendiri atau merangkak menaiki tangga, dan pergi hanya sampai tahap dimana mereka bisa dengan mudah turun kembali. Kemajuan fisik. Pada bulan kesepuluh, hampir semua anak bisa menarik diri mereka ke atas dan berdiri sementara berpegangan pada sesuatu, dan banyak yang dapat berjalan di sisi jalan sambil berpegangan pada perabot seperti sofa. Kebanyakan bayi bisa menarik diri mereka dari posisi berbaring ke posisi duduk tanpa bantuan. Beberapa bisa berdiri sendiri, setidaknya untuk sementara. Mungkin tampaknya bayi-bayi akan pertama merangkak, lalu merayap, kemudian berdiri, dan akhirnya berjalan. Tetapi bayi-bayi cenderung belajar untuk berdiri dan lalu merayap, seolah mereka merasakan keperluan untuk mempunyai lebih banyak pengalaman tingkat dasar sebelum berjalan tegak. Bergoyang. Bayi-bayi yang baru disapih mungkin menunjukkan ledakan mendadak dalam perkembangan motorik selama bulan ke-10. Mereka mungkin juga mulai menggoyang badan mereka, terutama ketika pergi tidur. Ini jelas-jelas sama dengan kebutuhan untuk mengisap jempol. Mencoba menghentikan perilaku bergoyang ini bertentangan dengan kebutuhan anak; bila goyangan dan benturan-benturan ayunan mengganggu keluarga, minyaki ayunan, pasang roda karet, dan letakkan karpet tebal di bawahnya. Ayunan di kursi goyang dengan orangtua, dan dongeng menjelang tidur, bisa pula menolong. Saudara-saudara. Kakak perempuan atau laki-laki adalah aset yang hebat untuk perkembangan seorang anak, memberikan bayi rangsangan dan teman yang tidak bisa diberikan orang tua pada anak tunggal. Ada contoh-contoh yang bisa ditiru bayi, dan kakak bisa memberi bantuan tak terhingga untuk ibu yang sibuk dalam menjaga anak. Namun, saudara bisa juga menjadi masalah dan bahkan bahaya untuk bayi kecil.
Bila saudara si bayi belum masuk usia sekolah, pengenalan bayi ke dalam keluarga bisa menjadi sebab kecemburuan, sikap memusuhi, dan kompetisi. Orang tua harus mengalihkan emosi-emosi ini menjadi ekspresi yang tidak membahayakan atau bahkan menguntungkan. Kakak-kakak bayi seringkali hendak menyentuh atau menyolok bayi. Hanya sedikit kemungkinan terjadinya bahaya kecuali mereka menusuk keras sekali pada mata, mulut, telinga atau bagian kelamin.
Sebenarnya, begitu si kakak mulai menunjukkan minat pada bayi, adalah ide baik untuk memeriksa bayi bersama-sama, menunjukkan pada si kakak bagaimana mengayun dan menimang-nimang bayi dengan lembut. Bila si kakak bisa diikutkan dalam segala sesuatu yang diperbuat orangtua dengan bayi sejak dini, ia tidak akan merasa disisihkan.
Menyusui mungkin terutama menyusahkan untuk seorang anak pra-sekolah, yang mungkin amat cemburu pada perhatian yang diterima si bayi. Si kakak mungkin bahkan berusaha menyusu pada payudara yang lain. Tanggapan tepat untuk hal ini adalah menenangkan dan
‘memanjakanEsi kakak, bila mungkin selama menyusui, daripada ketakutan atau tindakan memarahi. Tentu saja, orangtua harus mencoba menyisihkan waktu khusus untuk memperhatikan anak yang lebih tua sesering mereka bisa.
Ketika seorang bayi berada pada tahap kritis belajar berjalan, beberapa kakak senang mengganggunya atau bahkan membuatnya jatuh. Ini bisa jadi tanda persaingan yang disengaja, dan kehati-hatian harus diambil untuk mencegah perbuatan semacam itu. Tetapi anak-anak memerlukan cara yang kurang-lebih tidak membahayakan untuk mengekspresikan persaingan mereka, dan bayi tidak akan menderita dari keharusan untuk mengulang lagi.
Pada sisi lain, anak-anak seringkali senang dengan permainan yang diperlukan bayi untuk mempraktekkan ucapan-ucapan sederhana dan permainan manual, dan bisa menahan pengulangan jauh lebih lama daripada orang tua. Selama kakak mengerti bagaimana menghindari dari tindakan melukai bayi, permainan mereka bersama si bayi harus didorong.
Latihan buang air. Banyak relasi atau pengasuh bayi yang "kuno" mungkin mulai membuat ibu yang lebih muda merasa kekurangan bila ia tidak melatih buang air anaknya mendekati akhir tahun pertamanya. Pada beberapa kebudayaan, anak-anak secara rutin dipaksa berlatih buang air di tahun pertama mereka.
Pertanyaan-pertanyaan di sekitar latihan buang air selalu sulit, tetapi tampaknya paling baik untuk anak bila praktek itu tidak dipaksakan padanya. Mungkin ada sedikit kontrol otot sfingter (otot yang dapat dilatih untuk menahan keluarnya air seni) pada bayi berusia 10 bulan, tetapi itu masih merupakan suatu refleks. Hanya sedikit bayi yang cukup matang untuk memerlukan atau memahami latihan buang air di bulan kesepuluh. Pada usia ini mereka mungkin menurut dengan pasif, tetapi konsekwensinya cenderung untuk menjadi suatu tindakan perlawanan dan penahanan tinja pada usia tahun kedua.

BAYI BULAN SEBELAS
Kaki dan Sepatu. Kaki anak mungkin kelihatan aneh pada tahap ini. Kebanyakan anak kecil mulai berdiri di atas apa yang tampak seperti kaki yang tergulung. Ketika mereka mulai menyeimbangkan dengan kaki-kaki terbuka lebar, kaki-kaki tersebut membengkok keluar dan mereka kelihatan seperti bebek berjalan.
Jangan takut. Ketika anak kecil belajar berjalan, mereka mendapat keseimbangan, tidak lagi perlu langkah yang lebar, dan memiliki kaki dan lengkung yang lebih kuat. Sewaktu belajar berjalan, anak kecil perlu bisa mencengkeram dengan jari-jari kakinya; sepatu dengan sol sangat lunak atau kaki telanjang jauh lebih bagus dari sol keras.
Kemajuan Fisik. Kebanyakan bayi berusia 11 bulan sedang menuju ke langkah pertama kemandirian, meskipun kebanyakan tidak akan mendapatkannya di bulan ini. Kebanyakan bayi usia ini akan telah menggunakan alat bantu jalan mereka sendiri dari kursi yang ringan atau kereta bayi.
Bayi umumnya akan dapat menjatuhkan dan memungut mainan dengan satu tangan sambil disanggah oleh tangan yang lain. Beberapa ahli dalam membesarkan anak tidak menyarankan penggunaan alat bantu berjalan (walker) karena banyak menimbulkan kecelakaan dan mungkin menghambat perkembangan otak-otot mereka. Sebaiknya bila anda ingin menggunakannya juga, janganlah terlalu sering.
Kebanyakan bayi menunggu sampai usia ini untuk mulai "menjelajah", berjalan kesamping sambil menarik badan mereka sepanjang tempat tidur atau sofa dengan tangannya.
Sampai bulan kesebelas, kebanyakan anak mengetahui sedikit kata-kata dan dapat menyebutkan nama barang, meskipun mereka masih berbicara tidak keruan. Anak pada usia ini memiliki pegangan keras, dengan jempol dan telunjuk, dan tidak mengalami kesulitan memegang benda kecil seperti kismis. Mereka juga tidak kesulitan untuk meletakkan benda-benda kecil di mulut. Sebaiknya menjauhkan benda-benda semacam itu dari mereka karena ukurannya cocok untuk menyumbat tenggorokan bila si anak menelannya. Anak-anak pada usia ini mungkin bisa memakai kaus kaki dan melepaskan tali sepatu sendiri.
Ya dan Tidak. Sekitar usia ini, kebanyakan bayi mulai menyadari perbedaan antara baik dan nakal, dan untuk mencoba kata tidak. Inilah pola yang akan menjadi sangat lumrah pada bagian awal tahun kedua. Sekitar ulang tahun pertama, seorang bayi mungkin mulai berkata "tidak" secara terus menerus, diikuti oleh gelengan kepala. Anak-anak kecil sangat menyenangi hal ini dan mereka mungkin menolak untuk digantikan baju, menolak makan, menolak mandi, dan seterusnya.
BAYI BULAN DUA BELAS

Makanan. Banyak keanehan umumnya terjadi pada masa ini: Seorang anak mungkin saja benar-benar menolak makanan yang 6 minggu sebelumnya dia lahap dengan nikmat. Dietnya dapat terdiri dari makan pagi yang baik, makan siang yang tidak terlalu baik, dan tidak makan malam sama sekali.
Tindakan paling bijak pada saat ini kemungkinan adalah untuk membiarkan si bayi memuaskan dirinya sendiri. Tak seorangpun anak akan sanggup kelaparan sampai membahayakan dirinya bila diberikan makanan yang baik dan cinta kasih. Seperti disebutkan dalam bulan ketujuh, seorang anak akan mendapat gizi yang cukup dengan diet yang kelihatannya sedikit.
Negatifisme. Negatifisme pada tahun kedua dimulai dengan gencar pada kebanyakan anak, dan merupakan perilaku yang mengherankan. Seorang anak yang benar-benar aktif mungkin mulai rewel pada malam hari dan berteriak tanpa dapat diredam ketika dihadapkan dengan keputusan yang paling sederhana sekalipun, seperti apakah akan memakan sepotong buah.
Kebanyakan orang tua baru tidak mengerti kelakuan-kelakuan ini, dan sangat sedikit dari mereka yang bisa benar-benar membantu pada saat seperti ini. Kerewelan ini mencerminkan kebingungan si anak dalam belajar membedakan antara ya dan tidak, milikku dan milikmu, dan baik dari buruk. Biasanya biarkan saja sampai rewelnya selesai, dan bersiaplah untuk meyakinkan seorang anak yang lelah dan kebingungan.
Berbicara. Jangan putus asa bila sang bayi belum juga berbicara. Satu dari empat anak yang normal dan sehat belum bisa mengucapkan tiga kata-kata orang dewasa (selain "mama" dan "papa") sampai 4 atau 5 bulan setelah ini. Alasan satu-satunya untuk cemas adalah bila anak tidak menoleh ketika mendengar suara orang dan tidak menirukan suara-suara. Ini mungkin pertanda adanya masalah pendengaran.
Berjalan. Ketika ulang tahunnya sudah dekat, banyak anak yang sudah mantap bereksperimen dengan mencoba berjalan, meskipun mereka lebih suka merangkak kesana kemari. Ketika bayi terjatuh ketika belajar berjalan, tangisan yang terjadi biasanya karena kecewa dan bukannya kesakitan; mereka hanya perlu diyakinkan dan mencoba lagi. Umumnya, bayi tidak memerlukan sepatu berjalan yang keras, dan orang tua sebaiknya tidak membelikan bayi usia 1 tahun sepatu "yang besar agar nantinya pas". Bila si bayi berjari kaki panjang atau sering tersandung, biarkan dokter memeriksa langkahnya. Bayi mungkin terlihat memendek beberapa milimeter ketika mereka mulai berdiri karena tulang belakangnya menyesuaikan dengan postur baru ini.
Pertambahan Berat. Bertambahnya berat mungkin mulai stabil untuk sementara karena si bayi lebih mementingkan bergerak daripada makan, dan lebih giat berolah-raga. Pada saat bersamaan, si bayi mungkin belum benar-benar mencernakan makanan padat. Semua ini normal, dan bekas makanan yang tidak dicerna dalam tinja biasanya tidak perlu dicemaskan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar